“Oke, terimakasih ya pak.”
Aku senang dan lega sekaligus sedih.
Senang karena yang diterima ibu bukan
surat dari Lestari. Tapi, mana balasan
surat dari Lestari?
“Kreng … kreng … kreng …”
Segera ku singkirkan pikiran tentang
Lestari
yang
seketika
di
beli
terdengar
Ayahku
dari
jam
dering
Kalimantan
tersebut, berdering menunjukkan pukul 7.
Aku teringat kemarin aku meng-ikrarkan
janji untuk menemui Kang Dodit pagi ini
juga.
Dengan
langkah
bimbang,
ku
56