Aku
sejenak.
panggilan
bingung.
Kalau
tidak
wawancara
Suasana
hening
diambil,
berbagai
atau
lolos
kerja
hanya akan dinyinyiri oleh ayah dan ibu.
Aku mengerti akan hal itu. Sudah sejak
aku masuk Sekolah Menengah Pertama,
aku
menyadarinya.
rasional
terkadang
Berbagai
pilihan
tidak
mereka
suguhkan.
“Ambil saja, Mad. Kemarin kamu
diterima
hanya
Mending
kalau
di
di
perusahaan
perusahaan
kecil.
Amerika
sekalian.” Ibuku menyela keheningan di
51