“Papa
tidak
bersalah,
Pa.
Anya
yakin itu. Anya percaya kalau papa cuma
di fitnah.”
Mendengar kata-kata terakhir itu
keluar dari mulut anak sulungku, hatiku
semakin teriris. Bahkan ketika aku benarbenar melakukan kesalahan, anakku masih
percaya
bahwa
aku
Padahal nyatanya,
hanya
nak,
bersalah.
Bersalah.
bercerita
dengan
papa
Andai
anak
di
fitnah.
memang
aku
pertamaku
bisa
ini
bagaimana kebimbangan dan kegelisahan
dalam
hatiku
karena
banyaknya
101