Indonesian Lantern May-June 2014/2nd Edition | Page 16

Indonesian Lantern Magazine − 16 Indonesian Lantern Magazine− 17 budaya REOG PONOROGO Foto-foto: Brahma Kumbara, Syarif Syaifulloh, Bandi Wiyono & Koleksi Singo Lodoyo A traksi tarian khas Kelompok yang didirikan pada Reog Ponorogo berdasarkan kan bela diri untuk meng- kepala singa itu ditancapi di balik topeng merah yang Ponorogo ini semakin awal 2000-an ini mendatangkan kisah pemberontakan Ki Ageng galang anak-anak muda bulu-bulu merak, melam- menggambarkan Ki Ageng Kutu dikenal di Washington peralatan gamelan, kostum bahkan Kutu, seorang abdi kerajaan melawan Raja Kertabumi. bangkan Kertabumi yang yang marah dengan kondisi DC, Philadelphia dan kawasan kepala Macan Reog langsung dari Majapahit di bawah pemer- Menyadari kekuatannya tak tak berkutik di bawah Majapahit. Pantai Timur AS lainnya. Indonesia. intahan Raja Kertabumi. Raja seimbang dibandingkan pengaruh istrinya dari Cina terakhir Majapahit di abad pasukan Majapahit, Ki Ageng yang mengatur segala Pertunjukan berisi sindiran ini Hal itu berkat serangkaian Mereka ikut berpartisipasi dalam ke-15 ini dinilai korup, sangat Kutu menciptakan pertun- gerak geriknya. tercium oleh Kertabumi yang pagelaran kelompok reog Singo sejumlah acara nasional AS seperti lemah akibat dipengaruhi jukan Reog untuk menyindir Lodoyo yang dimotori Bimo Peringatan Hari Kemerdekaan AS istrinya dari Cina. Kertabumi. Yugasworo, Brahma Kumbara, setiap 4 Juli, juga Hari Kemerdekaan Anang Dwiyantoro, Bandi Wi- RI yang digelar di halaman kedia- Karena itulah, Ki Ageng Kutu Pertunjukan Reog Ponorogo, yono bersama sejumlah warga man Dubes RI di Washington DC mengasingkan diri ke luar kera- Indonesia di Washington DC. dan acara lain di sejumlah lokasi. jaan dan membangun padepo- mengirim pasukannya mengLalu penari yang menung- hancurkan padepokan Ageng gang ‘Kuda Kepang’ Kutu. Tapi banyak anak buah Ki melambangkan pasukan Ageng Kutu yang melestarikan terdiri dari kepala ‘Singa Bar- Majapahit, sangat kontras tradisi tarian protes itu secara ong’. Raja hutan berbentuk dengan penari warok diam-diam hingga sekarang.