Indonesian Lantern May-June 2014/2nd Edition | Page 12
Indonesian Lantern Magazine − 12
Indonesian Lantern Magazine− 13
lifestyle
Ayo "ZumbA"
Bersama
Shinta Yuk!!..
L
agu ‘Happy’ oleh penyanyi Pharrell Williams terdengar di salah satu
pusat kebugaran Lucille Roberts di kawasan Steinway Queens, New
York. Shinta, pelatih senam asal Jakarta, Indonesia menyambut murid
dan gym member dengan penuh semangat dan energy dan mereka pun
memulai Zumba, senam jenis terbaru yang sangat digemari di Amerika Serikat belakangan ini.
Banyak yang gandrung dengan senam bernuansa Latin yang disebut Zumba
itu. Maklum, para peserta dapat melakukan senam kebugaran tanpa kete-
gangan. Zumba adalah dance fitness program. ‘’Kita lakukan
satu juri ‘The Voice’.
dengan santai seperti sedang joget atau pesta,’’ tutur Shinta
dengan jeda istirahat beberapa menit,
niscaya lemak di tubuh akan terbakar
A. Pradani, pelatih Zumba yang mengantongi ijasah pelatih
Sekarang Zumba sudah membesar ke seluruh
dan tubuh kembali langsing seperti anak
kelas satu dari Zumba academy.
dunia termasuk Eropa dan Asia.Ada sejumlah
muda gaul!’’ tutur Shinta pelatih Zumba
tips bagi pesenam baru. Di antaranya, datanglah
bagi 50 pesenam di Astoria, New York.
Senam Zumba bisa dimulai sejak anak-anak balita, disebut
dengan niat dan pikiran terbuka dan rileks serta
Sebuah kartu nama beralamat http://
Zumbini hingga dewasa, bahkan kaum lansia (lanjut usia)
siap berkeringat membakar energi. Jangan merasa
shintapradani.zumba.com/ diberikan bagi
disebut Zumba Gold. Dan itu semua dilakukan dengan irin-
malu dan berdiri di belakang. ‘’Usahakan berdiri
siapa saja yang berminat.
gan musik Latin atau Spanyol yang cukup bergairah, jangan
dekat pelatih sehingga bisa melihat gerakan pela-
takut melakukan gerakan salah. ‘’Yang penting bisa meng-
tih secara sempurna,’’ kata Shinta yang memiliki
‘’Ikut Yukk!!!!”
gerakkan badan dan menjaga detak jantung, maka kalian
tinggi badan sekitar 175 sentimeter.
(foto2: dokumen pribadi)
sudah benar,’’ kata Shinta menambahkan.
Para pesenam dianjurkan untuk membawa botol
Zumba ditemukan oleh Alberto ‘Beto’ Perez, instruktur
berisi air dan handuk pembasuh keringat. ‘’Ke-
kebugaran dari Colombia pada tahun 1990-an. Waktu itu
nakan pakaian dan sepatu yang nyaman karena
Alberto ketinggalan piringan CD-nya untuk melatih senam,
kita akan berkeringat dan leluasa untuk bergerak
dan ia pun melakukan improvisasi musik Latin dengan ger-
ke kanan-kiri,’’ kata wanita bertubuh langsing itu.
akan aerobik, dan ternyata disukai banyak orang.
Shinta menyarankan agar pesenam Zumba rutin
berlatih. ‘’Awalnya seminggu dua kali deh, agar
Tercatat 14