High Fashioners Issue # 2 | Page 228

J. E. N. I.
}
SeqStack() { memSpace = new int [ 10 ]; limit = 10;
}
SeqStack( int size) { memSpace = new int [ size ]; limit = size;
} boolean push( int value) { top ++; /* check if the stack is full */ if( top < limit) { memSpace [ top ] = value;
} else { top--; return false;
} return true;
} int pop() { int temp =-1; /* check if the stack is empty */ if( top >= 0) { temp = memSpace [ top ]; top--;
} else { return-1;
} return temp;
} public static void main( String args []) { SeqStack myStack = new SeqStack( 3); myStack. push( 1); myStack. push( 2); myStack. push( 3); myStack. push( 4); System. out. println( myStack. pop()); System. out. println( myStack. pop()); System. out. println( myStack. pop()); System. out. println( myStack. pop());
}
3.3.6 Linked Lists
Sebelum mengimplementasikan linked representation dari stacks, pertama mari kita pelejari bagaimana membuat linked representation. Dalam hal ini, kita akan menggunakan linked lists.
Linked list merupakan struktur dinamis yang berlawanan dengan array, yang merupakan struktur statis. Hal ini berarti linked list dapat tumbuh dan berkurang dalam size yang bergantung pada kebutuhan user. Linked list digambarkan sebagai kumpulan dari nodes, Yang masing-masing berisi data dan link atau pointer ke node berikutnya didalam list.
Gambar dibawah ini menunjukkan tampilan dari node.
Pengenalan Pemrograman 2 7