J. E. N. I.
B16
Heksadesimal 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 A B C D E F
Nilai Dalam Desimal 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
Tabel 3: Bilangan heksadesimal dan perbandingannya terhadap desimal
Berikut adalah perbandingan keseluruhan sistem penulisan bilangan:
Desimal |
Biner |
Oktal |
Heksadesimal |
126 10 |
1111110 2 |
176 8 |
7E 16 |
11 10 |
1011 2 |
13 8 |
B16 |
Tabel 4: Contoh Konversi Antar Sistem Bilangan
1.6.5 Konversi
1.6.5.1 Desimal ke Biner / Biner ke Desimal
Untuk mengubah angka desimal menjadi angka biner digunakan metode pembagian dengan angka 2 sambil memperhatikan sisanya. Ambil hasil bagi dari proses pembagian sebelumnya, dan bagi kembali bilangan tersebut dengan angka 2. Ulangi langkah – langkah tersebut hingga hasil bagi akhir bernilai 0 atau 1. Kemudian susun nilai – nilai sisa dimulai dari nilai sisa terakhir sehingga diperoleh bentuk biner dari angka bilangan tersebut.
Sebagai Contoh:
126 10 =? 2
|
Hasil Bagi |
Nilai Sisa |
126 / 2 = |
63 |
0 |
63 / 2 = |
31 |
1 |
31 / 2 = |
|
|
|
15 |
1 |
15 / 2 = |
7 |
1 |
7 / 2 = |
3 |
1 |
3 / 2 = |
1 |
1 |
1 / 2 = |
|
1 |
Urutkan
Pengenalan Pemrograman 1 12