Fakta Mengenai Jerman 2015 2015 | Page 88

86 | 87 LINGKUNGAN, IKLIM, TRANSISI ENERGI ngunan. Pemakaian listrik masih tetap harus ditu- terpasang ini, Jerman menempati peringkat ketiga runkan, walaupun volumenya telah berkurang setelah Tiongkok dan AS. sedikit sejak tahun 2007: Masih diperlukan usaha keras sampai tercapainya target yang mula-mula Undang-Undang Energi Terbarukan dirumuskan dalam konsep energi, yaitu reduksi Sebagai Contoh bagi Negara Lain sebesar 10 persen hingga tahun 2020. Undang-undang Jerman untuk memajukan enerSelain usaha meminimalkan risiko, transisi energi gi terbarukan (UUET), yang berhasil dan yang bertujuan menghasilkan tenaga yang ramah iklim dinilai sebagai contoh oleh banyak negara lain itu, dan yang pengadaannya lebih terjamin. Dengan mengalami perubahan tahun 2014. Amendemen ditingkatkannya pembangkitan energi terbarukan itu bertujuan untuk menjamin pengadaan listrik secara dinamis, andil energi bebas CO2 dalam yang cukup dengan harga terjangkau bagi pen- tenaga listrik dapat dinaikkan secara nyata. Pada duduk dan industri. Latar belakangnya: Apa yang tahun 2014, listrik ramah lingkungan mencapai 26 disebut iuran UUET telah meningkat tajam setelah persen dari volume listrik bruto, sedangkan andil- tahun 2009. Pungutan itu membebani semua nya dalam pemakaian listrik total selama semester pengguna listrik dengan biaya tinggi dari pem- pertama tahun 2015 berjumlah 32,5 persen. Pada bangkitan listrik “bersih”. Kenaikan iuran UUET hari kerja cerah, instalasi konversi fotovoltaik disebabkan oleh pendirian pembangkit listrik terkadang dapat menutupi sampai 25 persen dari tenaga surya secara intensif, dan cara penghitung- kebutuhan listrik, pada hari Minggu dan hari libur an iuran yang berubah. Maka timbul diskusi bahkan hingga 50 persen. Sebanyak 38,7 persen umum mengenai biaya yang harus ditanggung rumah tinggal baru memakai energi terbarukan untuk tenaga listrik yang ramah lingkungan dan untuk pemanasan. Awal tahun 2015 telah terpa- untuk transisi energi. Tahun 2015 iuran itu turun sang 1,5 juta instalasi konversi fotovoltaik dengan untuk pertama kali. Pemerintah Jerman juga daya nominal sekitar 38,5 gigawatt. Dengan daya sibuk mengembangkan struktur pasar listrik baru Pembangkitan listrik Pada tahun 2014 pembangkitan listrik dari energi terbarukan kembali meningkat dan mencapai 26 persen dari produksi listrik bruto di Jerman. Pembangkitan listrik bruto 2014 26 9 % Tenaga angin % Batu bara muda 4% Lain-lain 10 % Gas bumi 16 % Energi nuklir 18 % Batu bara 26 % Energi terbarukan 7 % Biomassa 6 % Proses fotovoltaik 3 % Tenaga air 1 % Sampah rumah Sumber: Statistisches Bundesamt DIAGRAM