Fakta Mengenai Jerman 2015 2015 | Page 52

50 | 51 POLITIK LUAR NEGERI TEMA PELINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA “Martabat manusia tidak dapat diganggu gugat. nia untuk melindungi dan mengembangkan Semua organ kuasa negara wajib menghargai standar hak asasi manusia. dan melindunginya.“ Inilah pesan yang jelas dari Pasal 1 Undang-Undang Dasar, yang meng- Komitmen di Institusi Internasional ikat Jerman pada hak asasi manusia sebagai “dasar bagi setiap masyarakat manusia, serta Jerman adalah pihak dalam semua perjanjian bagi perdamaian dan keadilan di dunia“. Keter- hak asasi manusia PBB yang penting serta ikatan tersebut diperhatikan juga oleh Jerman dalam protokol tambahannya (Pakta Sipil, Pak- dalam hubungan luar negerinya. Pelindungan ta Sosial, Konvensi Antirasime, Konvensi Hak dan penguatan hak asasi memegang peranan Perempuan, Konvensi Antipenganiayaan, Kon- khusus dalam konteks politik luar negeri dan vensi Hak Anak-Anak, Konvensi Hak Penyan- dalam hubungan antarnegara, sebab pelanggar- dang Disabilitas, Konvensi Antipenghilangan). an hak asasi manusia secara sistematis sering Terakhir Jerman menandatangani Protokol kali merupakan langkah pertama ke arah kon- Tambahan untuk Kesepakatan Melawan Peng- flik dan krisis. Bersama mitranya di UE dan aniayaan serta Konvensi Hak Penyandang dalam kerja sama dengan Perserikatan Bangsa- Disabilitas. Kedua perjanjian tersebut berlaku Bangsa (PBB), Jerman berupaya di seluruh du- sejak tahun 2009. Sebagai negara pertama di Eropa, Jerman juga meratifikasi Protokol Tambahan untuk Konvensi Hak Anak-Anak, yang INFO Masyarakat Madani Banyak lembaga swadaya masyarakat di Jerman juga memperjuangkan hak asasi manusia, kemajuan dalam kerja sama pembangunan, dan bantuan humaniter. Mereka mendesak para pelaku politik untuk bertindak, dan menggelitik kesadaran masyarakat. Mereka juga aktif sendiri dengan mengumpulkan sumbangan dan mengoordinasi proyek sendiri di tempat. Himpunan LSM Bidang Pembangunan dan Humaniter (VENRO) mencakup sekitar 120 organisasi. → venro.org memungkinkan gugatan secara individual. Pemerintah Federal Jerman mendukung perlindungan terhadap diskriminasi dan rasisme, serta aktif di seluruh dunia untuk menentang hukuman mati dan untuk mendukung partisipasi politik dan kepastian hukum. Pemerintah Jerman juga membela kebebasan beragama dan kebebasan berpendapat, berjuang melawan perdagangan manusia, serta mendesak supaya diwujudkannya hak atas tempat tinggal serta hak atas air bersih dan perlengkapan saniter. Hampir 900 juta penduduk dunia tidak mempunyai akses pada air bersih. Dengan dana sebesar 400 juta Euro per tahun, Jerman me-