154 | 155
GAYA HIDUP
GAYA HIDUP
Negara Keanekaragaman ∙ Kualitas Hidup Urban ∙ Pariwisata Berkesinambungan ∙ Tantangan Keolahragaan ∙ Menikmati dengan Santai
SEKILAS PANDANG
NEGARA KEANEKARAGAMAN
Pencinta alam dan penggemar kehidupan kota, pola makan sehat dan restoran adiboga, kesadaran akan tradisi dan sikap kosmopolitan – semua itu ditemukan di Jerman, negara seluas 357.000 kilometer persegi yang merupakan anggota Uni Eropa( UE) keempat terbesar setelah Prancis, Spanyol dan Swedia. Struktur geografis Jerman kaya akan variasi, dari Laut Utara dan Laut Baltik hingga Pegunungan Alpen di selatan, dataran rendah Jerman Utara, barisan pegunungan rendah, pegunungan rendah bertingkat di bagian barat daya, daerah kaki Pegunungan Alpen di kawasan selatan, dan Pegunungan Alpen Bavaria. Jarak terpanjang dari utara ke selatan adalah 876 kilometer, dan dari barat ke timur 640 kilometer.
Jerman tergolong negara dengan standar hidup tertinggi di dunia. Dalam“ Human Development Index”( HDI) Perserikatan Bangsa-Bangsa edisi 2014, Jerman mendapat peringkat ke-6 dari 187 negara. Dengan 81,2 juta penduduk, Jerman merupakan negara berpenduduk paling banyak di UE, sekaligus tergolong negara dengan kepadatan penduduk tertinggi; sekitar 77 persen penduduk tinggal di daerah bertaraf kepadatan sangat tinggi atau tinggi sedang. Sekitar 30 persen penduduk bersdomisili di 76 kota besar di Jerman yang berpenduduk lebih dari 100.000 jiwa; München dihuni oleh 4.460 orang per kilometer persegi, di Berlin jumlahnya 3.780 jiwa. Gerakan kembali ke kota itu dinilai oleh ahli-ahli sebagai perkembangan ke arah pertumbuhan dan inovasi. Menurut prognosis mereka untuk tahun 2030, jumlah penduduk kota besar meningkat tajam – dengan dampak nyata bagi pasar perumahan, mobilitas di dalam kota, dan prasarana. Kelompok umur 18 sampai 24 tahun khususnya berkecenderungan pindah ke kota. Dengan adanya urbanisasi itu, Jerman mengikuti tren umum di dunia. Kotakota berdaya tarik besar juga untuk wisatawan