Menteri Luar Negeri Steinmeier (tengah) berkunjung ke Pusat Keunggulan Jerman-Kolumbia CEMarin tahun 2015
harapan, bahwa kerja sama di bidang riset dan
Eropa tenggara setelah konflik Balkan. Begitu ju-
pendidikan tinggi dapat menciptakan landasan
ga halnya dengan kegiatan di Afghanistan sejak
yang memungkinkan awal terjadinya dialog poli-
tahun 2002, misalnya aktivitas beberapa perguru-
tik, sehingga ada peluang untuk mencegah atau
an tinggi Jerman di bidang perkuliahan teknologi
untuk mengatasi krisis. Dengan menggembleng
informasi dan ilmu ekonomi. Kerja sama pem-
para pengambil keputusan masa depan dan de-
bangunan struktur akademis dilakukan juga di
ngan demikian langsung bersentuhan dengan
Irak bagian tengah serta di daerah Kurdistan.
masyarakat, pendidikan tinggi bisa menjadi basis
untuk pembangunan yang berkesinambungan
Kemitraan Transformasi dengan
dan dapat membina kompetensi swadaya.
Negara-Negara Arab
Salah satu akibat dari begitu banyaknya krisis
Sejak tahun 2011 Jerman juga berhubungan de-
dan konflik yang terjadi dalam beberapa waktu
ngan beberapa negara Arab melalui kemitraan
terakhir ini adalah, tertutupnya jalan menuju
transformasi .Upaya reformasi di universitas-
pendidikan bagi orang muda. Oleh karena itu Ke-
universitas Arab didukung oleh proyek kerja sa-
menterian Luar Negeri bersama dengan DAAD
ma dengan perguruan tinggi Jerman. Kerja sama
antara lain membuka program “Tenaga Pimpin-
dalam bidang yang sangat penting dilakukan
an untuk Suriah” pada tahun 2014. Melalui pro-
melalui sejumlah besar program bertemakan
gram ini lebih dari 200 penerima beasiswa asal
“Good Governance” yang melibatkan tenaga
Suriah dapat berkuliah di Jerman. Hasil baik juga
pimpinan masa depan dari kawasan krisis di ber-
dicapai dalam pemulihan struktur akademis di
bagai bagian dunia.