escape! Indonesia Mar/Apr/May 2015 | Page 157

Heritage Tour Kota Tua Houpu destinasi untuk berenang, snorkeling, hingga scuba-diving. Di Nanliao Fishing Harbour tersedia perahu dengan lantai kaca yang akan membawa anda menjelajah ke pesisir barat daya untuk melihat ragam koral dan spesies ikan yang kaya melalui lantai kaca. Di bagian utaranya terdapat Gongguan Village – desa nelayan yang masih terjaga keasliannya dengan rumah-rumah berwarna pastel. Habiskan sore di tempat ini untuk menikmati warna senja yang indah berlambat-lambat. Lepas dari Gongguan terdapat Guanyin Cave yang dikenal dengan legenda tentang nelayan tua yang tersesat ketika badai di lautan, kemudian bola api datang menuntunnya menuju gua yang terbuat dari batu karang ini. Kunjungan Anda di pulau hijau ini tak akan sempurna tanpa anjang sana ke Zhaori Hot Spring. Satu-satunya pemandian mata air panas alami di Ludao yang menawarkan sensasi berendam sambil menatap matahari terbit di sebuah spot favorit bernama Xu Wenquan (Rising Sun Hot Springs). Tiga kolamnya berisi air mineral panas yang sesekali tersiram air laut - yang ternyata berfungsi sebagai pengontrol suhu air di dalamnya. LANYU (ORCHID ISLAND) Masih di Taitung, Lanyu atau Orchid Island adalah pulau seluas 45 meter persegi yang merupakan rumah dari suku asli Dao (juga disebut Yami). Orang Dao sangat bergantung pada alam, apa yang mereka makan adalah hasil bumi yang mereka tanam sendiri seperti umbi, padi, dan buah. Mereka juga memelihara babi dan kambing. Flying fish adalah ikan kegemaran suku Dao, biasanya di musim panas jumlahnya sangat berlimpah, bahkan ikan terbang ini masuk ke dalam perahu dengan sendirinya. Orang suku Dao dikenal sebagai pelaut, mereka adalah pembuat perahu handal. Perahu kano tradisional khas suku Dao memiliki bentuk yang unik, dibuat tanpa menggunakan paku, berhias dekorasi rumit dengan warna cerah. Setiap tahunnya diselenggarakan Feiyu Jie (Flying Fish Festival) di mana para laki-laki Dao akan melarung perahu baru dengan disertai upacara adat. Pada masa penjajahan Jepang, pulau Lanyu menjadi satu-satunya yang tidak dijamah, mereka dengan sengaja mengisolasinya untuk menjaga kemurnian budaya, memproteksi suku Dao dari hal-hal berbau modern dan menjadikan Lanyu sebagai museum hidup antropologi. Namun selepas kolonial Jepang, kepentingan bisnis cina dan misionaris Kristiani dengan membangun tempat pengolahan limbah nuklir mengontaminasi kehidupan suku Dao yang kemungkinan memiliki dampak terhadap orang-orang Dao di pulau ini. Terlepas dari konflik tersebut, Lanyu adalah pulau dengan alam subur, dengan pegunungan hijau, anggrek liar yang tersebar di mana-mana, dan bawah lautnya yang kaya dengan koral dan satwa laut lainnya. Gerombolan ikan yang sering melintasi perairannya menjadikan Lanyu surga untuk memancing dan skin diving. Houpu adalah pusat kegiatan politik dan ekonomi Kinmen sejak tujuh ratus tahun silam. Tempat bertemunya budaya Fujian selatan dan pengaruh Cina. Sejarahnya panjang, dengan peperangan, bangunan bersejarah terserak, pesona kunonya masih terasa hingga kini. Turis bisa menikmati aura kekunoannya dengan menyusuri jalanannya, atau nikmati pemandangan indah danau dan perbukitan, hingga leyeh-leyeh di tepi pantai. TIP Memotret Suku Dao Meski orang-orang suku Dao memang menarik untuk diabadikan dengan kamera, namun ada baiknya tetap menjaga jarak dalam menggambil gambar. Sebagian dari mereka meminta bayaran uang atas foto yang Anda ambil karena merasa kebanyakan turis hanya memperlakukan mereka sebagai objek pameran seperti di kebun binatang. Hal ini memang sensitif, karenanya menjaga jarak atau menggunakan kamera dengan lensa tele ketika memotret sangat disarankan. Taiwan 31