escape! Indonesia Mar/Apr/May 2015 | Page 155

Penghu memiliki legenda rakyat yang terus berkumandang. Tomb of Seven Beauty adalah sumur tua tempat tujuh orang istri bunuh diri karena menghindar dari serangan tentara Jepang, sumur ini ditutup menjadi makam dan dari dalamnya tumbuh tujuh pohon yang bisa Anda lihat hingga hari ini. Formasi batu karang unik di tepi pantai juga menjadi ikon dari pulau Qimei. Disebut sebagai Watching for Husband Rock – mengisahkan tentang perempuan yang menanti suaminya kembali dari melaut. Di Wang’an Island, Anda bisa melihat konservasi penyu laut, sedangkan di Jibei Island, pulau tak berpenghuni ini adalah spot wisata yang kerap dikunjungi turis lokal karena pantai pasir putihnya yang memanjang 1500 meter menjorok ke arah laut atau disebut dengan “Sand Beach Break”. Segudang aktivitas olah raga air bisa Anda lakukan di Jibei, mulai dari banana boat, paragliding, snorkeling juga speed boat. MATZU Pulau ini diberi nama seperti Dewa Mazu, terdiri dari lusinan pulau-pulau besar dan kecil termasuk di antaranya Nangan, Beigan, Juguang, dan Dongyin. Berada selemparan batu dari musuhnya kala itu - Cina Daratan, Matzu berfungsi sebagai garis pertahanan paling depan Taiwan. Pulau ini pun berubah fungsi menjadi pangkalan militer sekaligus medan perang melawan musuh. Akibatnya, Matzu memiliki banyak peninggalan bangunan bersejarah dari masa peperangan tersebut. Salah satunya Beihai Tunnel yang terjepit di antara desa Ren-ai dan Meishi, berada di dalam gunung granit tempat kapal-kapal militer bersandar dan bersembunyi dari serangan musuh dan juga cuaca buruk. Saat ini, 88 Tunnel adalah tempat penyimpanan alkohol dari Matzu Distillery. Dahulu tempat ini digunakan untuk persiapan perang pasukan tank. Tempat ini dibuka setiap akhir pekan dan hari libur di sore hari. Bangunan peninggalan perang yang wajib dikunjungi yaitu Iron Fort yang pada mulanya adalah markas latihan pasukan amfibi, dilengkapi dengan berbagi senjata seperti senapan mesin, dan juga pos-pos penjagaan. Benteng ini terbuat dari batu, meski sempit, namun terdapat ruang-ruang yang berfungsi sebagai dapur, bangsal, toilet dan dasar meriam. Seketika Anda menginjakan kaki di pulau ini, sangat mudah terlihat jika gaya arsitektur bangunan di Matzu beda dengan pulau utama Taiwan, termasuk jenis material yang digunakan. Qinbi Village di Donggan Island misalnya, desa ini tadinya marak dengan industri penangkapan ikan namun mulai ditinggalkan banyak penghuninya ke pulau utama Taiwan sejak tahun 1970an. Bangunan di Qinbi Village sangat unik bergaya Fujian timur, terbuat dari granit dan marmer, dengan warna-warni yang indah. Sama halnya dengan beberapa desa lainnya seperti Niujiao, Jinsha, dan Tieban di Nangan Island, dan juga Fuzheng dan Dapu di Dongju island. Dongyong Lighthouse adalah karya dari insinyur Inggris di abad ke-19, posisinya berada di bagian timur laut Dongyin Island, menghadap ke Selat Taiwan, menjadi pemandu bagi kapal laut yang melintasi perairan. Khatamkan kunjungan Anda di Penghu dengan menaklukan puncak tertinggi Bi Mountain. Dengan mendaki deretan anak tangga, Anda akan tiba di ketinggian 298 meter untuk bisa melihat ke bawah dan mendapati panorama Beigan dengan pulau dan lautan yang saling bersinggungan. CULTURE CENTRE Pusat Budaya Matzu Bagi mereka yang tertarik mengenal budaya Matzu, Folk Cultural Artifacts Exhibition Hall adalah tempat terbaik untuk melihat koleksi foto dan benda budaya dengan audio dan pengaturan yang membangkitkan atmosfer yang mendukung transfer informasi. Taiwan 29