Edisi Maret 2014 Vol.1 | Page 21

Districk 21 Mobil Pompa Bantu Sedot Banjir di Kelapa Gading W alikota Jakarta Utara dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bahu-membahu mengurangi banjir yang menggenangi kawasan Kelapa Gading. Walikota Jakarta Utara melalui Suku Dinas (Sudin) menurunkan mobil pompa portable di jalan Boulevard Artha Gading. Mobil pompa portable tersebut sudah siaga sejak Selasa, 4 Februari 2013. Menurut Omar operator pompa dari Sudin pada hari pertama ada sekitar empat pompa yang disiapkan untuk mengurangi banjir di kawasan Kelapa Gading, namun karena banjir mulai surut jadi kini pompa yang bekerja hanya dua. “Tadinya ada empat pompa, tapi sekarang airnya sudah surut jadi tinggal dua yang dipakai. Itu pun hanya satu yang dihidupkan karena air yang mulai surut. Pompa yang satu lagi tidak bisa menyedot karena permukaan air ada di bawah pompa,” ujar Omar. Tidak hanya Sudin, Pemprov DKI Jakarta juga menurunkan mobil pompa guna mempercepat aliran air di kawasan bisnis tersebut. Ada tiga mobil pompa yang stand by sejak Kamis, 6 Februari pagi. Mobil-mobil tersebut berada di Jalan Boulevard Utara tepat di seberang mobil pompa dari Sudin. Masih menurut Omar, Mobil-mobil tersebut memompakan air dari saluran air Kelapa Gading ke aliran Kali Sunter. “perharinya pompa ini bisa bekerja hampir 24 jam. Paling istirahatnya setiap abis dipakai 8 jam. Itu pun hanya 2 jam”, ungkap Omar. Kehadiran mobil pompa ini membuat banjir yang menggenangi kawasan Kelapa Gading cepat surut. “ya, air banjirnya bisa cepat surut karena dipompa ini,” tutup Omar. (Fachrul Irwinsyah)