Districk
21
Mobil Pompa Bantu
Sedot Banjir di Kelapa Gading
W
alikota Jakarta Utara dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bahu-membahu mengurangi banjir
yang menggenangi kawasan Kelapa Gading. Walikota Jakarta Utara melalui Suku Dinas (Sudin)
menurunkan mobil pompa portable di jalan Boulevard Artha Gading.
Mobil pompa portable tersebut sudah siaga sejak Selasa, 4 Februari 2013. Menurut Omar operator pompa dari Sudin
pada hari pertama ada sekitar empat pompa yang disiapkan untuk mengurangi banjir di kawasan Kelapa Gading, namun
karena banjir mulai surut jadi kini pompa yang bekerja hanya dua.
“Tadinya ada empat pompa, tapi sekarang airnya sudah surut jadi tinggal dua yang dipakai. Itu pun hanya satu yang
dihidupkan karena air yang mulai surut. Pompa yang satu lagi tidak bisa menyedot karena permukaan air ada di bawah
pompa,” ujar Omar.
Tidak hanya Sudin, Pemprov DKI Jakarta juga menurunkan mobil pompa guna mempercepat aliran air di kawasan bisnis
tersebut. Ada tiga mobil pompa yang stand by sejak Kamis, 6 Februari pagi. Mobil-mobil tersebut berada di Jalan
Boulevard Utara tepat di seberang mobil pompa dari Sudin.
Masih menurut Omar, Mobil-mobil tersebut memompakan air dari saluran air Kelapa Gading ke aliran Kali Sunter.
“perharinya pompa ini bisa bekerja hampir 24 jam. Paling istirahatnya setiap abis dipakai 8 jam. Itu pun hanya 2
jam”, ungkap Omar.
Kehadiran mobil pompa ini membuat banjir yang menggenangi kawasan Kelapa Gading cepat surut. “ya, air banjirnya
bisa cepat surut karena dipompa ini,” tutup Omar. (Fachrul Irwinsyah)