diRadio Magazine Vol.24 - HOLIDAY issue | 页面 56

diSOUNDTRAXXX THE NEXT BEST THING P ACIFIC RIM A pa film tentang robot yang hardrockers tahu? Kebanyakan pasti animasi, kali ini kita akan membahas film yang ada robot raksasa, monster raksasa, sekaligus adegan ala kiamat, PACIFIC RIM! Pacific Rim bercerita tentang perjuangan beberapa negara untuk melawan monster Kaiju yang keluar dari dimensi lain. Uniknya, dimensi lain ini berada di bawah laut dengan kedalaman yang sangat dalam. Bentuk monsernya? Kalau hardrockers tahu Godzilla versi Jepang, pasti tahu Kaiju seperti apa... Untuk melawan kaiju, diciptakannya robot Jaegers. Beberapa codename untuk robot ini adalah Coyote Tango dari Jepang, Striker Eureka dari Australia, Crimson Typhoon dari Cina, dan Gipsy Danger dari Amerika. Kalau hanya melihat sekilas, mungkin kita akan menganggap Pacific Rim sebagai proyek film fantasi ala Jepang yang dibawa ke Amerika. Tapi tunggu dulu, kita harus melihat siapa sutradaranya! Guillermo del Toro! Nggak hanya itu, scriptnya juga dibuat penulis cerita untuk 3 film SAW yaitu Patric Melton dan Marcus Dunstan. Dalam satu interview Guillermo del Toro bilang kalau dia ingin membuat semua orang bernostalgia dengan fantasi masa kecilnya, seperti robot dan juga monster raksasa. Beberapa nama artis yang akan muncul disini diantaranya Idris Elba, Charlie Hunnam, Willem Dafoe, Charlie Day, Rob Kazinsky, Max Martini, Diego Klattenhoff, dan Clifton Collins Jr . (dan) F ilm Biografi? Membosankan? Tapi kalau dibuat jadi semi biografi dengan cara yang pas pastinya akan menyenangkan, seperti MY WEEK WITH MARILYN! Cerita di film ini dibuat dari adaptasi buku karya Colin Clark, The Prince, The Showgirl, and Me (1995) dan My Week With Marilyn (2000). Filmnya sendiri bercerita tentang pembuatan film The Prince and the Show Girl di tahun 1957 dengan sutradara Laurence Olivier (Kenneth Branagh). Sedangkan jalan ceritanya dibuat dengan sudut pandang Colin Clark (Eddie Redmayne), seorang laki-laki yang baru lulus kuliah dan memutuskan untuk memulai karirnya di dunia perfilman. Walaupun hanya menjadi asisten sutradara ketiga alias pembantu Marilyn Monroe (Michelle Williams), tapi dia sangat senang menjalaninya karena merasa bisa dekat dengan artis yang dari dulu disukai. Sebenanya tugas Colin Clark terhitung mudah, dia hanya perlu mengawasi Marilyn Monroe dan memberitahu jadwalnya setiap hari. Sayangnya Marilyn Monroe punya banyak masalah, mulai dari kesulitan menghapal dialog, sampai masalah pribadi yang membuatnya stres. Pada keadaan seperti ini, Colin Clark tanpa sengaja menjadi teman curhat paling dekat Marilyn. Hal inilah yang dianggap berbahaya oleh Laurence Olivier, yang malah marah dan takut filmnya jadi gagal karena kedekatan mereka. (dan) diradio 56 24th edition JUL-AUG ’13 RECOMMENDED DVD