Kurang Tidur Lagi
Cerita pendek dari Mira Tulaar
A
Tadi malam saya kurang tidur. Untungnya hari ini tidak harus ke
kantor pagi-pagi.
Saat terbangun tadi, B sudah tidak ada di sebelah saya. Bahkan saya
tidak sadar ketika dia berangkat tadi sempat mencium hidung saya,
seperti yang biasa dilakukannya sebelum meninggalkan kamar
untuk berangkat kerja.
Tapi akhirnya saya terbangun juga karena merasa kegerahan. Pasti B
mematikan AC sebelum mandi tadi. Saya tahu dia tidak suka keluar
kamar mandi basah-basahan disambut hawa pendingin ruangan.
Sekarang AC saya nyalakan kembali, lalu tidur lagi.
B
Kurang tidur saya tadi malam. Menyetir mobil menuju kantor saat ini,
rasanya malas memikirkan pekerjaan.
Dua perempatan lagi saya sampai di tujuan. Di lampu merah
ini, seperti yang sering dilakukan perempuan lain, saya berkaca
memeriksa rias muka. Lalu tersenyum. Tidak ada masalah dengan
penampilan saya hari ini. Hanya perlu sedikit hati-hati dengan
kancing baju paling atas yang sering terlepas. Bisa-bisa sisa semalam
terlihat jelas.
Sekarang lampu sudah hijau. Saya lepas rem dan injak gas.
Q
Saya tadi malam kurang tidur. Permainan cinta pasangan di kamar
sebelah mengganggu keheningan saya.
Yang perempuan sudah pergi. Terdengar langkah kakinya yang
bersepatu hak tinggi melewati depan pintu kamar saya tadi.
Sekarang samar-samar masih terdengar dengkur si laki-laki. Kalau
sudah bangun nanti, akan saya tanyai. Minum apa dia, bisa berdiri
dari jam sepuluh malam sampai jam empat pagi?
60
diradio
22ND edition
MAR-APR ’13