Campus Guide Jakarta - Edisi Perdana Febuary 2015 | Page 53
Foto : Dok. Istimewa
W
anita bernama
asli Dian
Wahyu Utami,
ia merupakan
salah
satu perancang busana kelas atas
di Indonesia. Dian Pelangi, begitu
panggilannya, lahir pada tanggal 14
Januari 1991 di Palembang. Pendidikan
Dian Utami yaitu: TK Ikal Dolog di
Palembang, SD MI 2 di Palembang, SMP
Insan Kamil, Ponpes Al-Ihya Bogor dan
SMK Negeri 1 Pekalongan. Setelah lulus
dari SMK 1 Pekalongan, Dian Pelangi
melanjutkan studi nya di Ecole des Arts
et Techniques Superieur de la Mode
(ESMOD) dan lulus pada tahun 2008
dengan nilai yang memuaskan.
Ecole des Arts et Techniques
Superieur de la Mode (ESMOD)
merupakan sekolah mode yang berbasis
di Paris, Prancis dan mempunyai cabang
di beberapa negara. Dian Pelangi
merupakan lulusan dari ESMOD Jakarta,
sekolah mode yang biasanya menjadi
incaran banyak calon mahasiswa yang
tertarik berkarier di dunia mode.
Perkenalan Dian Pelangi dengan
dunia fashion berawal saat dia kecil suka
menggambar baju-baju. Mengetahui
bakatnya tersebut selepas lulus SMP,
orang tua Dian Pelangi memilih untuk
memasukannya ke sekolah kejuruan di
bidang fashion.
Dian Pelangi dikenal sebagai
desainer multitalenta, ia membawa
angin segar yang penuh warna di
panggung busana muslim di Indonesia
maupun mancanegara. Karya-karya
Dian Pelangi terinspirasi dari pelangi
yang memiliki begitu kaya warna dan
selalu berusaha menggali kebudayaan
Indonesia mulai dari songket yang indah
hingga batik yang mewah. Dian Pelangi
adalah seorang desainer yang mempu
menunjukkan ke dunia bahwa busana
muslim dapat menjadi icon fashion
mendunia.
Seiring karyanya di industri busana
muslim yang diakui masyarakat luas
dan namanya mulai disejajarkan dengan
perancang papan atas, Dian Pelangi
juga dikenal karena menjadi ikon
gaya hijabers yang diciptakannya. Dari
sana, para muslimah pun tergerak untuk
mengikuti gaya hijab ala Dian. Bahkan,
gaya hijabers di luar sana pun menjamur
seantero Nusantara.
MERINTIS USAHA
Dian Pelangi mulai merintis usahanya
dengan membuat Gallery Dian Pelangi
pada tahun 2008. Desain unggulan dari
rancangan Dian Pelangi adalah dengan
menggabungkan beberapa tenun
tradisional Indonesia dengan batik.
Desain ini ternyata sangat diminati di
luar negeri, terbukti beberapa kali Dian
Pelangi berhasil mencuri perhatian di
beberapa fashion show di luar negeri.
Pada 2009, Dian Pelangi tergabung
dalam Asosiasi Perancang Pengusaha
Mode Indonesia (APPMI). Bahkan, Dian
Pelangi menjadi anggota termuda di
APPMI hingga sekarang. Asosiasi ini
FEBRUARI 2015 | CAMPUS GUIDE
51