Bluebird - Mutiarabiru Mutiarabiru Magazine - Februari 2018 | Page 61

Blue Bird Care Entrepreneur Lewat program Kartini Blue Bird, sejumlah entrepreneur rumahan mulai terlihat bakatnya. Siap melaju dengan bisnis wiraswasta, demi keluarga. K artini Blue Bird merupakan salah satu program Blue Bird Peduli. Dimulai sejak 2012 lalu, program untuk istri pengemudi Blue Bird itu sekarang telah mulai terlihat hasil nyatanya bagi puluhan ibu-ibu yang mampu membuat produk-produk siap jual. Kartini Blue Bird merupakan bagian dari pilar pendidikan pada program Blue Bird Peduli. Program ini diharapkan mampu membawa perubahan besar bagi keluarga pengemudi Blue Bird. Sri Utami dan Ulfa Rania adalah dua peserta yang menjadi contoh sukses program ini. Setelah mengikuti kursus tata boga, banyak ilmu yang didapatkan oleh keduanya. Pengetahuan yang diperoleh diadaptasi menjadi bisnis kuliner yang sangat membantu perekonomian keluarga. Sejak didirikan, program Kartini Blue Bird berfokus pada pemberdayaan perempuan, terutama untuk istri atau anak perempuan dari pengemudi Blue Bird. Keluarga Sri Utami yang menjadi peserta pertama dari program ini menuturkan bahwa banyak hal positif yang diterimanya. Meski penuh pengorbanan dengan meninggalkan kesibukan di rumah, tetapi hasil akhirnya penuh dengan manfaat. “Banyak pengorbanan pada awalnya. Saya sampai kurang tidur hanya karena punya keinginan besar untuk menimba ilmu dari program ini. Hasilnya, sungguh lebih banyak suka yang saya dapatkan daripada dukanya,” ujar wanita kelahiran 1967 ini dengan mata berkaca-kaca. saya tidak tahu masak. Suami anjurkan saya untuk ikut kegiatan ini. Ternyata di sini saya dapat banyak pengetahuan berharga,” ungkap Ulfa. Melalui kursus yang dimentori ahli tata boga, Sri menemukan banyak hal baru dalam pembuatan sebuah kue yang bercita rasa. Kursus ini juga mengajarkan peserta dalam soal penyajian dan penjualan produk olahannya. Alhasil, ilmu ini menjadi senjata utama bagi Sri dalam mengembangkan bisnis kue yang diberi label “Jajanan Koe”. Sampai saat ini, produk Jajanan Koe sudah menjadi pilihan banyak pembeli di beberapa tempat penjualan kue di Bekasi Selatan dan sebagian Pondok Gede. Ke depannya, kepedulian Blue Bird tidak hanya sebatas pada para istri pengendara Blue Bird di Jabodetabek saja, tetapi akan menargetkan perluasan program Kartini Blue Bird ke kota-kota wilayah operasional lainnya. “Kita akan terus cari format yang terbaik untuk mendorong peningkatan pendidikan keluarga pengendara Blue Bird melalui perbaikan taraf perekonomian,” ujar Istiko Jakariya, Corporate Social Responsibility (CSR) Manager Blue Bird Group. Kisah sukses “Kartini Blue Bird” lainnya juga dialami Ulfa Rania. Bekal ilmu dari program charity ini membuatnya sukses mengembangkan bisnis makanan olahan berupa nugget yang diberi label “Dapur Urban”. Ulfa mengembangkan makanan olahan berupa nugget, yang terdiri atas ayam orisinal, ayam kentang, tahu tempe, ikan, dan udang. “Awalnya Menurut Ulfa dan Sri, program Kartini Blue Bird bukan saja wadah bagi para istri pengemudi untuk mengembangkan potensi diri, tetapi lebih dari itu adalah sebuah perkumpulan perempuan perkasa yang ingin ikut membantu suami dalam meningkatkan taraf ekonomi demi kesejatheraan keluarga. PILAR KEDUA | Para istri bisa ikut berperan sebagai pilar kedua bagi ekonomi keluarga. Mutiara Biru 59