Bumi, tapi juga menumbuhkan sikap dan
tindakan memelihara kenyamanan biosfer Bumi
dan memperbaiki lingkungan biosfer planet Bumi
yang rusak akibat ulah dan sikap “serakah” atau
berlebihan, sikap semaunya mengumbar nafsu
dalam eksploitasi dan sikap “salah kaprah”
manusia, berbuat sesuatu yang merusak.
Bagaimana memanfaatkan ruang untuk
menambah tanaman yang bisa ditumbuhkan
dan dipelihara dengan keterbatasan waktu dan
tenaga yang kita punyai?
Manusia perlu membangun sikap damai lahir
batin, membina kehidupan rasionalitas dan
spiritualitas dalam kesetimbangan. Membangun
kesadaran bahwa kehidupan di planet Bumi
merupakan anugerah Allah Swt. yang perlu
disyukuri bersama. Lingkungan planet Bumi telah
disiapkan untuk kehidupan manusia, berbagi
peristiwa dahsyat, tabrakan batuan kecil dan
besar membentuk planet Bumi, semula
lingkungan planet Bumi tandus, panas tapi pada
akhirnya menjadi lingkungan yang ramah bagi
kehidupan setelah proses jutaan tahun. Dalam
perspektif agama manusia tidak diberi
kesempatan atau kekuasaan dalam pembuatan
planet Bumi, ada pencipta, penguasa dan
pemelihara alam semesta, Allah Swt..
‘’Dan sebagian tanda-tanda (kekuasaan) Nya
bahwa engkau melihat Bumi itu tandus, maka
apabila Kami turunkan air kepadaNya, ia bergerak
dan tumbuh. Sesungguhnya Dia yang
menghidupkannya niscaya Dia dapat
menghidupkan orang-orang yang mati.
Sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala
sesuatu.’’ (QS. Fushshilat [41] : 39)
Walaupun manusia belum memperoleh cara
bagaimana menghidupkan unsur yang mati.
Pada hakekatnya kehidupan merupakan sesuatu
yang universal, kehidupan dapat terbentuk dari
“zat yang mati” yang tersebar di alam semesta.
Kehidupan bisa dikeluarkan dari unsur yang mati
dan unsur yang mati juga bisa dikeluarkan dari
32
yang hidup, merupakan sifat umum kehidupan di
alam semesta.
Kehidupan di planet Bumi dapat dikatakan
mewakili hanya satu contoh sistem kehidupan di
alam semesta. Satu kode genetik, satu set asam
amino yang mempunyai konfigurasi khusus, dan
satu aliran energi telah bertahan dari zaman
Bumi masih primitif. Bumi masih dalam
lingkungan yang kacau balau oleh hantaman
asteroid. Untuk mengetahui potensi menyeluruh
kehidupan di alam semesta dibutuhkan usaha
eksplorasi di luar contoh khusus di planet Bumi
dan terus mengembangkan prinsip-prinsip umum
fisika dan kimia yang mempunyai peran penting
untuk memunculkan/melahirkan sifat utama
status kehidupan: auto-catalysis (pertumbuhan
secara otomatis), self-organization
(mengorganisasi sendiri), spatial containment of
functions (menahan pertumbuhan bagian/organ
yang berfungsi), reproduction (mereproduksi,
menurunkan keturunan) dan evolusi (beradaptasi
dengan lingkungan).
Perhatikan tentang pertumbuhan kita sebagai
manusia dari sejak pertemuan antara sperma dan
al-Islam.my.id | Edisi 4 - Sya’ban 1435 H | Juni 2014