A & O Edisi VI Juni 2019 Kepribadian | Page 21

6

Manusia Anjing

Penelitian menunjukkan bahwa manusia anjing loyal, dapat dipercaya, ramah, cenderung ekstrovert, baik hati, setia, teliti, supel, pengertian, pragmatis, hangat, ekspresif, lembut, dapat bekerjasama, penolong, cenderung dominan, dan dapat diandalkan. Dalam lingkungan sosial, manusia anjing cenderung menggunakan pedoman hierarki sosial (Haslam dan Alba, 2015). Mereka percaya bahwa orang-orang yang memiliki status tinggi harus mendominasi orang-orang yang berstatus rendah. Selain itu, mereka juga berorientasi pada kompetisi. Facebook bahkan pernah meneliti hal ini ditahun 2016. Data Facebook menunjukkan bahwa jumlah pertemanan manusia anjing lebih banyak daripada manusia kucing. Ekspresi manusia anjing di Facebook cenderung didominasi oleh perasaan bangga atau gembira.

Manusia Kucing

Karakteristik manusia kucing adalah cenderung mandiri dan keras kepala. Lebih lanjut, mereka juga cenderung terbuka, pemalu, penyendiri, serius, suka berangan-angan, suka bereksperimen, penakut, kritis, anggun, cerdik, cerdas, bijaksana, cenderung kurang dominan, dan ragu-ragu. Dalam lingkungan sosial, manusia kucing cenderung egaliter (Haslam dan Alba, 2015). Sebuah penelitian menunjukkan jika perempuan cenderung melabeli diri sebagai manusia kucing (Perrine dan Osbourne, 2015). Meski cenderung penyendiri dan berdasarkan data Facebook jumlah pertemanan manusia kucing lebih sedikit, namun mereka lebih sering menerima undangan ke berbagai acara dibandingkan manusia anjing (Facebook Research, 2016). Berdasarkan laman yang disukai di Facebook, manusia kucing cenderung menyukai kegiatan didalam ruangan, seperti membaca buku, menonton tv, atau menonton film. Dalam mengekspresikan emosi di Facebook, mereka cenderung memiliki ekspresi emosi yang beragam, seperti sedih, bahagia, atau dicintai.

Meski terkesan ada pemisahan yang jelas antara manusia anjing dan manusia kucing, terkadang hasil-hasil penelitian saling bertentangan satu sama lain. Selain itu, tidak sedikit penelitian yang tidak dapat menemukan perbedaan antara manusia kucing dan manusia anjing (Gosling dkk, 2010). Dengan kata lain, teori ini boleh anda percaya, tapi signifikasinya dapat diragukan. (Christi)

21 A & O VI/Jun 19